Angkot Hantu

Angkot Hantu

angkot hantu..:PLangit malam ini begitu gelap karena tertutup mendung. Tak terlihat satu pun bintang yang biasanya kerlap-kerlip menerangi malam. Jalanan begitu sunyi seakan tak ada satu pun kehidupan. Hanya suara pepohonan yang tertiup angin dan bergerak ke kanan dan kiri yang terdengar. Kendaraan yang biasanya lalu lalang melintasi jalan, malam ini pun tak terlihat sama sekali.

Aku terus berjalan sambil berharap masih ada angkot yang beroperasi. Tak lama berjalan, akhirnya ada juga angkot yang berhenti di sampingku. Aku pun langsung naik dan menghela nafas lega.

“Pak, kok tumben sih malam ini sepi angkot?” tanyaku pada pak sopir.

“Iya Mbak, soalnya ini malam Jum’at Kliwon. Pada gak berani narik sampai malam. Ini aja saya sekalian pulang,” jawab pak sopir.

“Emangnya ada kejadian apa Pak?” tanyaku lagi

“Anu Mbak… suka ada penumpang yang kakinya gak napak di tanah,” jawab Pak Sopir.

Aku pun manggut-manggut mendengar jawaban dari pak sopir.

Ciiiiiiiiiiiiiittttttttttt

Mendadak pak sopir mengerem angkotnya.

“Ada apa Pak?” tanyaku kaget.

“Kayaknya bannya bocor Mbak. Sebentar ya!” jawab pak sopir sambil keluar memeriksa ban angkotnya.

Dan benar saja. Aku pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan pulang dengan berjalan kaki mengingat rumahku tak jauh lagi. 500 meter lagi aku sampai rumah. Aku berhenti sejenak untuk beristirahat sambil meneguk air mineral yang kubawa dari kantor. Dari jauh kulihat sebuah cahaya datang mendekatiku. Ah ternyata masih ada angkot. Tanpa pikir panjang, aku pun langsung naik dan menyandarkan punggungku. Rasa lelah nampaknya membuatku tak sadar bahwa angkot ini melaju tanpa ada seorang sopir pun di depan. Aku berteriak histeris sampai akhirnya aku jatuh pingsan. Ketika terbangun, aku sudah berada di atas gundukan tanah dengan batu nisan yang menancap di kedua sisinya. Tenggorokanku rasanya sudah teramat kering, sehingga tak mampu lagi berteriak. Badanku gemetar. Aku berdiri sekuat tenaga, lalu berjalan meninggalkan area pemakaman itu. Mungkinkah angkot yang aku naiki tadi adalah angkot hantu yang diceritakan teman-teman kantorku? Ah cukup sekali ini saja. Aku tak mau lagi menaiki angkot itu.

Bookmark the permalink.

Comments are closed.